SIKAP TOLERANSI DALAM KEHIDUPAN BERAGAMA
Sebagai makhluk sosial manusia tentunya harus hidup sebuah
masyarakat yang kompleks akan nilai karena terdiri dari berbagai macam suku dan
agama. Untuk menjaga persatuan antar umat beragama maka diperlukan sikap
toleransi.dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sikap memiliki arti perbuatan dsb
yang berdasarkan pada pendirian, dan atau keyakinan sedangkan toleransi berasal
dari bahasa Latin yaitu tolerare artinya menahan diri,
bersikap sabar,membiarkan orang berpendapat lain, dan berhati lapang terhadap
orang-orang yang memiliki pendapat berbeda.
Menurut Yosef Lalu (2010) Toleransi sendiri terbagi atas
tiga yaitu :
a. Negatif
Isi ajaran dan penganutnya tidak dihargai. Isi ajaran dan
penganutnya hanya dibiarkan saja karena menguntungkan dalam keadaan
terpaksa.Contoh PKI atau orang-orang yang beraliran komunis di Indonesia pada
zamanIndonesia baru merdeka.
b. Positif
Isi ajaran ditolak, tetapi penganutnya diterima serta
dihargai.Contoh Anda beragama Islam wajib hukumnya menolak ajaran agama lain
didasari oleh keyakinan pada ajaran agama Anda, tetapi penganutnya atau
manusianya Anda hargai.
c. Ekumenis
Isi ajaran serta penganutnya dihargai, karena dalam ajaran
mereka itu terdapat unsur-unsur kebenaran yang berguna untuk memperdalam
pendirian dan kepercayaan sendiri.Contoh Anda dengan teman Anda sama-sama
beragama Islam atau Kristen tetapi berbeda aliran atau paham.
Dalam kehidupan beragama sikap toleransi ini sangatlah
dibutuhkan, karena dengan sikap toleransi ini kehidupan antar umat beragama
dapat tetap berlangsung dengan tetap saling menghargai dan memelihara hak dan
kewajiban masing-masing.
Mengingat pentingnya toleransi, maka ia harus diajarkan
kepada anak-anak baik dilingkungan formal maupun lingkungan informal. Di
lingkungan formal contohnya siswa dapat dibekali tentang nilai-nilai yang
berkaitan dengan kerukunan umat beragama melalui bidang studi Agama,
Kewarganegaraan, ataupun melalui aspek pengembangan diri seperti Pramuka, PMR,
OSIS, dll. Hal yang sama dapat juga dilakukan di lingkungan informal oleh orang
tua kepada anak-anaknya melalui pengajaran nilai-nilai yang diajarkan sedini mungkin
di rumah.
Ada beberapa manfaat yang akan kita dapatkan dengan
menanamkan sikap toleransi, manfaat tersebut adalah:
- hidup
bermasyarakat akan lebih tentram
- persatuan,
bangsa Indonesia, akan terwujud
- pembangunan
Negara akan lebih mudah
CONTOH PELAKSANAAN TOLERANSI DALAM KEHIDUPAN BERAGAMA
1.
Membangun jembatan
2.
Memperbaiki tempat-tempat umum
3.
Membantu orang yang kena musibah banjir
4.
Membantu korban kecelakaan lalu-lintas
5.
Saling bersilaturahmi dalam hari besar agama
lain
DAFTAR PUSTAKA